Pihak kepolisian pada hari Kamis (05/09) melakukan penggeledahan di Esconec, perusahaan induk Aricell yang pabriknya terbakar beberapa waktu lalu dan menewaskan 23 orang. Penggeledahan itu dilakukan atas kasus dugaan korupsi pengadaan barang militer.
Tempat yang digeledah meliputi enam lokasi, termasuk kantor pusat Esconec di Gwangju, Provinsi Gyeonggi dan kantor pusat Aricell.
Kepolisian Daerah Selatan Gyeonggi mengirimkan 32 personil untuk melakukan penggeledahan serentak mulai pukul 09:10 pagi hari Kamis (05/09).
Polisi melalui pengumuman hasil penyelidikannya pada 23 Agustus lalu menyatakan bahwa, pihaknya telah menemukan kecurigaan Aricell terhadap korupsi pengadaan barang militer kemudian telah menahan 12 orang yang bekerja di bawah Aricell dengan tuduhan keterlibatan dalam hal tersebut.
Mereka diduga mengganti 'baterai sampel' yang telah disegel sebelumnya untuk bisa lolos dalam uji kualitas produk dari Lembaga Kualitas Teknologi Pertahanan dengan baterai lain.
Polisi mencurigai bahwa dengan metode tersebut, mereka telah memanipulasi data inspeksi dan menyuplai baterai senilai total 4,7 miliar won ke pihak militer sejak tahun 2021.
Sebelumnya, pada bulan Juni lalu, kebakaran di pabrik Aricell di Hwaseong, Provinsi Gyeonggi mengakibatkan 23 orang tewas dan 8 orang lainnya terluka.