Jumlah operasi kanker turun sekitar 17%, sejak para dokter magang meninggalkan rumah sakit pada bulan Februari lalu untuk memprotes rencana pemerintah dalam menambah kuota penerimaan mahasiswa baru fakultas kedokteran.
Menurut data dari Layanan Pengkajian dan Peninjauan Asuransi Kesehatan yang disampaikan kepada Wakil Ketua DPR, Han Zee-a pada hari Selasa (10/09), sekitar 38.300 pasien dengan 6 jenis kanker utama menjalani operasi di rumah sakit umum kelas atas dalam periode bulan Februari hingga Juli. Dimana angka tersebut mencakup 16,8% lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.
Keenam jenis kanker tersebut adalah kanker perut, usus besar, hati, payudara, serviks, dan paru-paru.
Terdapat 1.999 operasi kanker hati selama periode enam bulan tersebut, yang menunjukkan penurunan paling tajam dari tahun sebelumnya, yaitu lebih dari 23%, sementara jumlah operasi kanker perut turun 21,7%.
Dengan mengatakan bahwa rumah sakit umum tingkat atas tidak dapat melakukan banyak operasi kanker jika tidak ada dokter magang, Han meminta pemerintah, partai politik, dan para dokter untuk bergabung bersama untuk menyelesaikan krisis tersebut.