Pengadilan Rehabilitasi Seoul menyatakan bahwa pihaknya memutuskan pembukaan proses rehabilitasi untuk perusahaan Tmon dan WeMakePrice pada hari Selasa (10/09).
Berdasarkan keputusan tersebut, maka sebuah pihak yang ditetapkan oleh pengadilan akan mengelola perusahaan Tmon dan WeMakePrice, dimana kedua perusahaan tersebut akan menyerahkan daftar debitur dan menyediakan rencana rehabilitasi.
Komisaris investigasi yang dipilih oleh pengadilan juga akan memeriksa nilai-nilai aset kedua perusahaan itu.
Apabila rencana rehabilitasi diusulkan, maka pengadilan akan kembali memeriksa izin terhadap rencana rehabilitasi perusahaan melalui kesepakatan dari tiga perempat lebih pihak yang memiliki agunan dan dua pertiga lebih dari debitur.
Setelah rencana rehabilitasi diizinkan, kedua perusahaan itu akan menjalankannya sesuai dengan rencana, dan kemudian pengadilan kembali mengadakan keputusan untuk menyelesaikan proses rehabilitasi atau menjatuhkan status 'kebangkrutan' sesuai kondisi pembayaran utang dua perusahaan itu.
Tmon dan WeMakePrice menginginkan perusahaan mereka dapat diterima oleh pihak ketiga melalui M&A sebelum pengadilan mengizinkan rencana rehabilitasi.
Pada tanggal 29 Juli lalu, Tmon dan WeMakePrice meminta rehabilitasi perusahaan akibat penundaan pembayaran dana, dan pengadilan memberikan waktu satu bulan untuk menyediakan langkah penyelamatan sebelum pembukaan proses rehabilitasi.
Namun, Tmon dan WeMakePrice gagal menyediakan langkah penyelamatan, dan pengadilan memeriksa proses rehabilitasi pada tanggal 30 Agustus lalu.