Sejumlah wilayah di Korea Selatan masih mengalami fenomena malam tropis di bulan September, yang seharusnya telah memasuki awal musim gugur.
Sebagaimana fenomena malam tropis di pulau Jeju yang terus berlanjut selama lebih dari sepekan berturut-turut dengan suhu terendah di malam hari tercatat lebih dari 27 derajat Celsius. Bahkan beberapa wilayah di kota-kota besar, termasuk kota Seoul dan bagian wilayah selatan negara terpantau mengalami fenomena malam tropis yang masih terus berlanjut.
Terlebih lagi, peringatan gelombang panas dikeluarkan untuk pertama kalinya pada bulan September ini, di wilayah Seoul dan Daejeon. Suhu tertinggi pada hari Rabu (11/09) di Seoul dan Daejon tercatat mencapai 35 derajat Celsius.
Namun gelombang panas di musim gugur tersebut diperkirakan akan mulai mereda setelah hujan mengguyur di sebagian besar wilayah Korea Selatan pada hari Kamis (12/09) besok.
Dilaporkan pula bahwa sebuah topan baru terbentuk di perairan dekat Guam pada hari Selasa malam (10/09). Topan baru tersebut diprediksi akan bergerak ke arah Shanghai, Cina, sehingga diharapkan tidak akan berdampak langsung pada wilayah Semenanjung Korea.
Meski demikian, suhu panas yang disebabkan oleh topan itu, membuat gelombang panas akan kembali dirasakan selama masa liburan hari raya Chuseok mendatang.