Sehubungan dengan pembentukan dialog empat arah yang melibatkan pemerintah, komunitas medis, partai berkuasa dan oposisi, komunitas medis tetap bersikap bahwa pembahasan kuota mahasiswa fakultas kedokteran tahun ajaran 2025 penting untuk lebih dulu dilaksanakan.
Asosiasi Profesor Medis Korea Selatan menyatakan bahwa pihaknya tidak mengambil keputusan apapun mengenai pembentukan dialog empat arah tersebut.
Ditambahkan pula, pihaknya baru akan memutuskan hadir di dalam dialog tersebut apabila partai berkuasa dan oposisi dapat memastikan penanganan kuota mahasiswa FK tahun 2025 sebagai agenda pembahasan.
Kelompok medis lainnya seperti Asosiasi Medis Korea, Akademi Ilmu Kedokteran Korea, dan lainnya juga memiliki pernyataan yang sama.
Kelompok dokter magang juga tidak mengeluarkan pernyataan apapun mengenai isu tersebut.
Sementara itu, kelompok pasien menuntut pembentukan dialog tersebut perlu untuk menghadirkan kelompok pasien.
Kelompok pasien meminta agar tidak menggunakan masalah dunia medis sebagai bahan dalam konflik partai, dan juga menerima pandangan dari pasien.