Sejalan dengan pengambilan daftar nama penumpang Kapal Ukishima dari pemerintah Jepang pada bulan Juli lalu, Kementerian Keamanan dan Administrasi Publik Korea Selatan menggelar acara penjelasan terhadap keluarga korban di Seoul pada hari Kamis (26/09).
Kementerian tersebut menjelaskan proses penerimaan daftar nama penumpang dan langkah lanjutan dari pemerintah di kemudian hari kepada keluarga yang ditinggalkan, serta menerima pandangan dari mereka.
Pemerintah berencana untuk menegaskan dampak kerugian korban melalui analisis data terkait Kapal Ukishima bersama Yayasan Pendukung Korban Kerja Paksa Oleh Jepang.
Kapal Ukishima yang memuat para pekerja warga Korea yang kembali ke Korea setelah direkrut paksa oleh Jepang, tenggelam pada tanggal 24 Agustus tahun 1945 lalu akibat ledakan besar di tengah laut menuju Busan.
Akibat insiden tersebut, banyak warga Korea dikonfirmasi meninggal dunia, namun jumlah korban meninggal tidak diinformasikan dengan jelas.
Hingga saat ini, pemerintah Jepang mengklaim tidak ada daftar nama penumpang, namun keberadaan daftar tersebut dipublikasikan oleh sejumlah mediawan pada bulan Mei tahun ini.