Badan Meteorologi Korea Selatan mengumumkan bahwa jumlah hari gelombang panas dan malam tropis bulan September paling banyak sejak tahun 1973 lalu.
Menurutnya, jumlah hari gelombang panas bulan September mencapai enam hari, khususnya di tujuh wilayah yang meliputi Seoul, Seosan dan Ganghwa, rekor tertinggi sejak observasi fenomena terkait dilaksanakan di tahun 1973.
Sebelumnya, gelombang panas terbanyak di bulan September hanya tercatat mencapai 1,3 hari pada tahun 2010.
Malam tropis bulan lalu tercatat paling banyak, mencapai 4,3 hari. Suhu rata-rata bulan September tahun ini juga paling tinggi, yaitu 24,7 derajat Celsius, 4,2 derajat Celcius lebih tinggi dibandingkan rata-rata tahun-tahun sebelumnya.
Badan Meteorologi Korea Selatan menjelaskan bahwa antisiklon yang bersifat panas dari Tibet dan Pasifik Utara tidak mereda, sehingga mengakibatkan gelombang panas dan malam tropis hingga pertengahan bulan September.
Jumlah hari terjadinya gelombang panas tahun ini mencapai 30,1 hari, kedua terbanyak sejak tahun 2018 lalu. Sementara itu, jumlah hari terjadinya malam tropis pada tahun ini mencaapi 24,5 hari atau terbanyak sejak tahun 1973 lalu.
Suhu rata-rata di permukaan laut sekitar Korea Selatan bulan lalu mencapai 27,4 derajat Celsius, dan jumlah curahan hujan bulan lalu mencapai 241 mm, 54,6% lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.