Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan, Wi Sung-lac mengunjungi Amerika Serikat (AS) menjelang batas waktu 9 Juli yang menandai akhir dari jeda 90 hari penerapan tarif oleh AS. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas isu perdagangan dan keamanan antara kedua negara.
Dalam pernyataan kepada wartawan setibanya di Bandara Internasional Dulles, Washington, D.C., pada Minggu (06/07) waktu setempat, Wi menyampaikan harapannya bahwa hubungan diplomatik dan keamanan antara Seoul dan Washington dapat berdampak positif terhadap negosiasi tarif yang sedang berlangsung.
Ketika ditanya apakah pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio bisa mendukung pembicaraan dagang, Wi menyatakan optimisme.
Ia menjelaskan bahwa sebagai penasihat keamanan nasional, dirinya dan Rubio mengawasi hubungan bilateral secara keseluruhan, dan diperkirakan akan membahas berbagai isu, termasuk perdagangan.
Wi menambahkan bahwa meskipun Rubio tidak terlibat langsung dalam negosiasi tarif, perannya sebagai Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih tetap memungkinkan kontribusi yang berarti dalam proses tersebut.
Ia juga menyebut bahwa pembagian biaya pertahanan serta penjadwalan pertemuan puncak antara para pemimpin kedua negara kemungkinan turut menjadi topik pembahasan.