Dunia politik menunjukkan tanggapan berbeda terhadap penahanan kembali mantan Presiden Yoon Suk Yeol.
Partai Demokrat Korea (DP) menilai bahwa penahanan kembali Yoon adalah hasil yang wajar meskipun terlambat.
DP juga menyebut Yoon sebagai pelaku kejahatan besar anti-negara yang telah merusak diplomasi, keamanan, dan ekonomi sehingga penyelidikan harus dilakukan yang menghasilkan hukuman yang sesuai.
Kim Byung-ki, pelaksana tugas ketua partai sekaligus pemimpin fraksi DP, menyatakan bahwa hukuman maksimal harus dijatuhkan kepada Yoon dan kelompoknya yang terlibat supaya dapat menegakkan martabat konstitusi dan demokrasi Korea Selatan.
Sementara Partai Kekuatan Rakyat (PPP) dalam rapat pimpinan pada Kamis (10/07) meminta para anggotanya supaya menahan diri agar tidak memberikan komentar terkait Yoon secara umum.
Namun, setelah rapat, Ketua Komite Darurat Partai, Song Eon-seok mengatakan bahwa penahanan kembali mantan presiden adalah peristiwa yang disesalkan dan ia meminta maaf kepada rakyat atas kejadian tersebut.
Ia menambahkan bahwa partainya akan mengawasi proses penyelidikan dan persidangan selanjutnya dan berharap semuanya berjalan secara adil sesuai hukum dan prinsip.