Jumlah warga asing yang masuk ke Korea Selatan untuk tujuan studi dan pelatihan meningkat, sementara yang datang untuk bekerja menurun pada tahun lalu.
Menurut Statistik Migrasi Internasional 2024 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Korea pada Kamis (10/07), jumlah orang yang menetap di Korea Selatan, baik yang masuk maupun keluar negeri, selama lebih dari 90 hari mencapai 1,32 juta orang, meningkat 4,2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan tujuan masuk, yang paling banyak adalah untuk bekerja, yakni 164 ribu orang atau 36,4%. Jumlah ini menurun 5,1% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebaliknya, jumlah orang yang masuk untuk studi dan pelatihan umum meningkat 19,2% menjadi 99 ribu orang, dan mereka yang datang untuk menetap atau menikah naik 1,8% menjadi 59 ribu orang.
Kepala Tim Proyeksi Populasi di Badan Pusat Statistik Korea, Yoo Soo-deok menjelaskan bahwa penurunan imigrasi untuk tujuan pekerjaan kemungkinan besar disebabkan oleh kondisi ekonomi domestik dan berkurangnya permintaan tenaga kerja dari perusahaan.
Dilihat dari kewarganegaraan, warga negara China paling banyak yaitu berjumlah 112 ribu orang, diikuti Vietnam dan Amerika Serikat.
Sementara itu, untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir, pergerakan penduduk domestik berubah dari tren keluar menjadi tren masuk.
Jumlah warga negara Korea Selatan yang masuk mencapai 276 ribu orang, meningkat 26,5% dari tahun sebelumnya dan mengalami peningkatan terbesar kedua dalam sejarah. Sementara itu, jumlah yang keluar tercatat 249 ribu orang, turun 3,5%.