Menteri Kelautan dan Perikanan Chun Jae-soo berniat untuk mengundurkan diri di tengah tuduhan bahwa ia menerima uang tunai dan hadiah dari Gereja Unifikasi selama menjabat sebagai anggota parlemen Partai Demokrat.
Ia menyampaikan niatnya di Bandara Internasional Incheon pada Kamis (11/12) setelah kembali dari Konferensi Kelautan PBB di New York.
Chun mengatakan kepada wartawan bahwa mengundurkan diri dari jabatan menteri dan menghadapi tuduhan secara langsung adalah perilaku yang tepat bagi seorang pejabat publik, sambil menegaskan bahwa tidak ada penerimaan uang secara ilegal.
Chun juga menyampaikan bahwa kementerian maupun pemerintah tidak boleh terganggu oleh tuduhan yang tidak berdasar dan absurd.
Pada Rabu (10/12), JTBC melaporkan bahwa Yun Young-ho, mantan kepala markas global Gereja Unifikasi, mengaku telah memberikan Chun uang tunai sebesar 30 hingga 40 juta won dan dua jam tangan mewah antara tahun 2018 dan 2020.
Yun dilaporkan bahwa ia mendekati Chun sekitar September 2018, saat Chun menjabat sebagai anggota parlemen Partai Demokrat yang mewakili distrik Busan. Saat itu, Yun untuk mendesak dukungan terhadap proyek lama gereja tersebut berupa terowongan bawah laut yang menghubungkan Korea Selatan dan Jepang.