Polisi sedang melakukan investigasi setelah menerima laporan adanya bom di gedung kantor Kakao Corporation di Pangyo, Provinsi Gyeonggi.
Menurut Kantor Polisi Bundang, pihaknya menerima laporan pada hari Senin (15/12), terdapat tulisan terkait ancaman bom yang diposting pada pukul 11.15 hari Senin di situs web pusat layanan pelanggan Kakao.
Penulis mengancam bahwa apabila tidak mengirimkan 10 miliar won ke rekeningnya, dia akan membunuh seluruh eksekutif perusahaan Kakao dengan senjata api buatan sendiri.
Polisi pun langsung mengerahkan pasukan khusus untuk mencari posisi bom.
Selain itu, untuk menjaga keselamatan, karyawan yang bekerja di gedung Kakao dipindahkan ke tempat aman, sementara pegawai lainnya dipulangkan untuk bekerja dari rumah masing-masing.