Pemerintah menjadikan sektor ventura sebagai pilar utama strategi pertumbuhan Korea Selatan.
Kebijakan tersebut tercantum dalam "Strategi Menjadi Empat Besar Negara Ventura" yang dilakukan Kementerian UKM dan Startup Korea Selatan bersama kementerian terkait pada Kamis (18/12).
Untuk mendukung kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan pembinaan 10.000 perusahaan rintisan berbasis kecerdasan buatan dan teknologi canggih dalam lima tahun kedepan. Dari pembinaan tersebut, diharapkan bisa menciptakan 50 perusahaan unicorn dan decacorn, serta masuk ke pasar investasi ventura global senilai 40 triliun won per tahun.
Pemerintah akan mengalokasikan secara strategis sebagian dari sekitar 50.000 unit pemroses grafis (GPU) yang akan diamankan untuk kegiatan penelitian, pengembangan, dan uji coba perusahaan ventura serta startup.
Pemerintah juga berencana mereformasi paradigma kebijakan dengan berfokus pada enam industri strategis, yakni kecerdasan buatan, bioteknologi, konten, pertahanan, energi, dan manufaktur canggih.
Pemerintah akan mereformasi regulasi keuangan agar lebih ramah terhadap investasi ventura guna memperluas partisipasi modal swasta.
Selain itu, pemerintah akan membangun pusat dukungan terpadu berupa kampus startup dan ventura di berbagai pusat inovasi utama dunia, termasuk Silicon Valley, Tokyo, Singapura, London, dan New York. Di Seoul, pemerintah akan mendirikan pusat startup global untuk memperkuat keterhubungan ekosistem ventura domestik dan internasional.