Pemerintah menegaskan kembali kebijakan untuk memperkuat pemantauan serta melakukan respons yang tepat waktu terkait meningkatnya kekhawatiran terhadap tingginya nilai tukar belakangan ini.
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Korea Selatan, Koo Yun-cheol, pada Kamis pagi (18/12) memimpin rapat pemantauan kondisi pasar, yang dihadiri oleh Kepala Otoritas Pengawas Keuangan serta Wakil Gubernur Bank Sentral Korea.
Menurut Kementerian Keuangan, para peserta menilai bahwa meskipun pasar keuangan domestik secara umum relatif stabil dan imbal hasil obligasi pemerintah mengalami sedikit penurunan, terdapat kekhawatiran atas meningkatnya volatilitas di pasar valuta asing.
Masing-masing lembaga keuangan sepakat untuk memantau pasar keuangan dan valuta asing domestik maupun global selama 24 jam melalui rapat pemantauan kondisi pasar, serta melakukan langkah-langkah respons yang tepat waktu apabila diperlukan.