Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Ekonomi

Konsumsi Masyarakat Korsel Prioritaskan Keuangan daripada Pakaian

Write: 2025-12-19 15:57:31Update: 2025-12-19 15:59:02

Konsumsi Masyarakat Korsel Prioritaskan Keuangan daripada Pakaian

Photo : YONHAP News

Pola konsumsi warga Korea Selatan mengalami perubahan dari konsep tradisional 'sandang, pangan, dan papan' menjadi 'pangan, keuangan, dan papan.

Menurut Indikator Kehidupan Konsumsi Korea 2025 yang dirilis Badan Konsumen Korea pada Jumat (19/12), sebanyak 29% dari sepuluh ribu konsumen di seluruh negeri menganggap bidang makanan paling penting. Kemudian, disusul keuangan dan asuransi sebanyak 10,8%, serta perumahan dan rumah tangga sebanyak 10,6%.

Berbeda dengan survei tahun 2023 di mana sandang menempati peringkat kedua, tahun ini keuangan dan asuransi naik ke peringkat kedua sementara sandang turun ke peringkat keempat.

Sebagian besar responden, kecuali kalangan berusia 60-an, menilai keuangan dibidang konsumsi lebih penting dibandingkan perumahan.

Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap kehidupan konsumsi tahun ini tercatat sebesar 63,7 poin, turun 4,4 poin dibandingkan tahun 2023. 

Kepuasan terendah terdapat pada bidang keuangan dan asuransi dengan skor 66,2 poin. Hal ini menunjukkan para konsumen belum merasa puas dengan pengalaman konsumsi di bidang tersebut walaupun menganggap keuangan sebagai hal yang penting.

Badan Konsumen Korea menganalisis bahwa ketidakseimbangan informasi pada produk asuransi dan dana investasi, serta rendahnya literasi keuangan menjadi faktor utama penurunan tingkat kepuasan.

Survei Indikator Kehidupan Konsumsi merupakan laporan yang diterbitkan setiap dua tahun oleh Badan Konsumen Korea untuk mendukung perbaikan kebijakan konsumen.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >