Pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan swasta keluarga Korea Selatan telah menurun untuk pertama kalinya sejak pandemi COVID-19, sebuah pergeseran yang dikaitkan dengan melemahnya sentimen konsumen.
Menurut Kementerian Data dan Statistik Nasional Korea Selatan pada Minggu (21/12), rumah tangga dengan anak-anak yang belum menikah menghabiskan rata-rata 413 ribu won atau sekitar 280 dolar AS per bulan untuk pendidikan swasta pada kuartal ketiga tahun ini, turun 0,7% dari tahun sebelumnya.
Ini merupakan penurunan tahun-ke-tahun pertama sejak kuartal keempat tahun 2020, mengakhiri rentetan 18 kali kenaikan kuartalan berturut-turut yang mengikuti penurunan pengeluaran sepanjang tahun 2020. Biaya pendidikan swasta mencakup pengeluaran tidak hanya untuk siswa SD, SMP, dan SMA, tetapi juga untuk bayi, anak prasekolah, dan peserta ujian ulang, menjadikan angka tersebut sebagai indikator utama beban keuangan pada rumah tangga.
Penurunan tersebut bervariasi secara signifikan berdasarkan kelompok pendapatan. Rumah tangga yang berpenghasilan 7 juta won atau lebih per bulan mengalami penurunan pengeluaran sebesar 2,9%, sementara mereka yang berpenghasilan antara 3 dan 4 juta won mencatat penurunan yang jauh lebih tajam sebesar 21,3%.