Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Domestik

Pemerintah Umumkan Hasil Survei Persepsi Masyarakat Korsel 2025

Write: 2025-12-23 15:38:17Update: 2025-12-23 15:41:35

Pemerintah Umumkan Hasil Survei Persepsi Masyarakat Korsel 2025

Photo : YONHAP News

Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata mengumumkan hasil survei mengenai persepsi masyarakat Korea Selatan tahun 2025 pada hari Selasa (23/12).

Menurut hasil survei tersebut, 31,9% responden memilih pertumbuhan demokrasi sebagai citra masa depan Korea Selatan, serta 28,2% responden memilih kekayaan dari segi ekonomi. Kekayaan dari segi ekonomi untuk pertama kalinya turun ke peringkat kedua, sejak survei ini dimulai pada tahun 1996.

Mengenai level demokrasi Korea Selatan, 46,6% responden menyatakan cukup tinggi, namun 21,8% responden mengeluarkan jawaban yang berbeda. 

60,5% responden menyatakan mereka masuk kategori berpendapatan rendah. Angka ini meningkat 18,1% dibandingkan tahun 2022.

Berdasarkan kategori kebahagiaan, 51,9% responden merasa bahagia, lebih rendah dari 3 tahun lalu. Kepuasan terhadap kehidupan juga turun ke 52,9% dari sebelumnya 63,1%.

Sehubungan dengan konflik dalam masyarakat, 82,7% responden menjawab konflik antara kalangan konservatif dan progresif sangatlah besar, dan disusul konflik antara perusahaan dan pekerja, konflik antara kalangan kaya dan miskin, dan lainnya. 

23,2% responden berpendapat bahwa kesenjangan antara kalangan kaya dan miskin harus cepat diselesaikan.

Di sisi teknologi, 55,2% responden menggunakan layanan AI. Pekerja berekspektasi penggunaan AI bisa mengurangi waktu kerja. 50,9% responden menuntut perpanjangan waktu pensiun.

Sehubungan dengan survei terkait kehidupan kalangan muda yang dilaksanakan untuk pertama kali dalam tahun ini, 66,3% kalangan muda memiliki waktu untuk hobi atau aktivitas yang mereka inginkan. 66,5% kalangan muda menjawab keluarga memberikan bantuan ketika mereka mengalami kesulitan.

Diantara Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Korea Selatan selama lebih 2 tahun, 55,9% merasa bahagia, dan 56,1% merasa puas pada kehidupan mereka. Sementara, 43,7% WNA pernah mendapatkan diskriminasi akibat negara asal mereka. 

Survei kali ini dilaksanakan mulai tanggal 15 Agustus hingga 2 Oktober lalu kepada 6.180 orang masyarakat Korea Selatan dan 1.020 orang WNA melalui kunjungan langsung ke rumah atau wawancara dengan telepon.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >