Otoritas valuta asing Korea Selatan mengeluarkan peringatan verbal pada Rabu (24/12) menyusul terus merosotnya nilai tukar won terhadap dolar AS.
Dalam pernyataan bersama, Deputi Direktur Jenderal Biro Keuangan Internasional di Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan, Kim Jae-hwan dan Direktur Urusan Internasional di Bank Sentral Korea, Yoon Kyung-soo menegaskan bahwa pelemahan won yang berlebihan adalah hal yang "tidak diinginkan."
Pesan yang dirilis sesaat setelah pasar dibuka ini mencatat bahwa para pejabat telah mengadakan serangkaian pertemuan selama dua pekan terakhir dan telah menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi volatilitas mata uang.
Pihak otoritas menyatakan bahwa pemerintah akan segera menunjukkan tekad kuat serta kapasitasnya dalam menjalankan kebijakan komprehensif untuk menstabilkan pasar.
Intervensi verbal ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan dalam sekitar satu bulan terakhir, setelah peringatan serupa pada 14 November lalu.
Pada pembukaan perdagangan Rabu ini, nilai tukar won terhadap dolar awalnya sempat melemah ke level 1.484,9 won. Namun, nilai tukar tersebut langsung berbalik menguat tajam ke kisaran 1.460 won segera setelah pernyataan tegas dari otoritas keuangan tersebut dirilis ke publik.