Pemerintah mengumumkan rencana untuk mengembangkan perusahaan barang konsumen premium yang mampu bersaing dengan merek global, dengan target meningkatkan ekspor barang konsumen K-premium menjadi 70 miliar dolar AS pada 2030.
Kementerian Perdagangan, Industri, dan Sumber Daya mengumumkan inisiatif ini pada Rabu (24/12) saat pertemuan menteri-menteri terkait ekonomi yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Koo Yoon-cheol.
Rencana ini berfokus pada pengembangan perusahaan barang konsumen premium K, dengan catatan bahwa banyak merek Korea Selatan memiliki pengakuan yang kuat di dalam negeri tetapi masih kurang dikenal di pasar global.
Pejabat pemerintah menyatakan bahwa meskipun ekspor tahunan Korea Selatan diperkirakan akan melampaui 700 miliar dolar AS untuk pertama kalinya tahun ini, pengiriman ekspor masih sangat terkonsentrasi di beberapa pasar, termasuk Amerika Serikat dan China, serta terlalu bergantung pada barang-barang kunci seperti semikonduktor dan mobil.
Untuk mengatasi masalah struktural ini, pemerintah berencana mendiversifikasi ekspor dengan mempromosikan barang-barang konsumen K-premium seperti K-food dan K-beauty sebagai mesin pertumbuhan baru, memanfaatkan popularitas global K-culture.