Kementerian Pertahanan Korea Selatan pada Jumat (26/12) menyatakan telah menggelar lokakarya penguatan kapasitas bersama Kementerian Unifikasi, guna mempersiapkan diri menghadapi perundingan militer antar-Korea di masa mendatang.
Dalam lokakarya tersebut, Kementerian Pertahanan meninjau berbagai persiapan menjelang perundingan serta membahas langkah-langkah kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait.
Kementerian Pertahanan menyatakan akan membentuk satuan tugas persiapan yang beranggotakan para pejabat berpengalaman dalam dialog antar-Korea, sekaligus berencana mengganti nama Direktorat Strategi Korea Utara menjadi Direktorat Kebijakan Korea Utara sebagai upaya memperkuat legitimasi kebijakan.
Pada 17 November lalu, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengusulkan pertemuan otoritas militer antar-Korea untuk membahas penetapan acuan Garis Demarkasi Militer (MDL) di dalam Zona Demiliterisasi (DMZ), namun hingga kini, Korea Utara belum memberikan tanggapan apapun.
Kementerian Pertahanan berharap agar, dengan adanya respons dari Korea Utara, forum dialog untuk meredakan ketegangan militer antar-Korea dapat segera terwujud.