Inflasi konsumen di Korea Selatan terus merangkak di atas level dua persen selama empat bulan berturut-turut.
Data terbaru dari Kementerian Data dan Statistik pada Rabu (31/12) menunjukkan Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional bertengger di angka 117,57 pada Desember 2025, atau naik 2,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meskipun laju kenaikan ini sedikit melambat dari angka 2,4% pada November, inflasi tetap stabil di zona dua persen untuk bulan keempat secara beruntun.
Lonjakan harga komoditas pangan menjadi salah satu faktor utama, di mana harga produk pertanian, peternakan, dan perikanan naik 4,1% pada Desember dan menyumbang 0,32 poin persentase terhadap inflasi keseluruhan.
Selain itu, harga minyak bumi melonjak tajam hingga 6,1% bulan lalu, yang merupakan kenaikan terbesar sejak Februari.
Sementara itu, indeks biaya hidup yang memantau barang-barang yang sering dibeli sebagai tolok ukur inflasi yang dirasakan masyarakat, naik 2,8% pada Desember.
Secara akumulatif sepanjang tahun 2025, harga konsumen meningkat sebesar 2,1%. Angka tahunan ini tercatat sebagai tingkat terendah dalam lima tahun terakhir sejak tahun 2020, di mana saat itu inflasi berada di level 0,5%.