Pemerintah akan menyampaikan berbagai perubahan kebijakan kesejahteraan dan pajak pada tahun depan, termasuk perluasan manfaat perawatan anak, peningkatan ambang batas penghasilan untuk dukungan kehidupan dasar, dan penciptaan insentif baru untuk pembagian dividen.
Kementerian Ekonomi dan Keuangan pada Rabu (31/12) merilis publikasi yang menguraikan perubahan kebijakan dan regulasi utama yang akan berlaku pada 2026.
Mulai 2026, batas penghasilan bebas pajak untuk tunjangan perawatan anak akan diperluas, memungkinkan pekerja menerima hingga 200.000 won per anak per bulan, bukan lagi 200.000 won per pekerja.
Usia kelayakan untuk pendidikan awal anak dan dukungan perawatan anak secara gratis juga akan diperluas untuk mencakup anak berusia empat tahun, turun dari batas usia lima tahun saat ini.
Pendapatan rata-rata yang digunakan untuk menghitung berbagai manfaat kehidupan dasar akan naik sebesar 7,2 persen untuk rumah tangga beranggotakan satu orang dan 6,51 persen untuk rumah tangga beranggotakan empat orang.
Pengguna transportasi umum yang intensif akan berhak mendapatkan pengembalian penuh atas biaya transportasi yang melebihi batas tertentu melalui kartu baru “Everyone’s Card”, dengan batas standar sebesar 62 ribu won untuk masyarakat umum di wilayah metropolitan Seoul.
Untuk mendorong perusahaan meningkatkan pembagian dividen dan membantu menggerakkan pasar saham, pemerintah akan memperkenalkan sistem perpajakan terpisah untuk pendapatan dividen dari perusahaan terdaftar yang membagikan dividen besar kepada pemegang saham.