Penasihat Keamanan Nasional Wi Sung-lac mengatakan bahwa Korea Selatan menghormati kebijakan “Satu China”.
Wi menyampaikan sikap pemerintah Seoul tersebut pada Jumat (02/01), menyusul pembahasan isu tersebut dalam percakapan telepon menteri luar negeri kedua negara pada Rabu (31/12).
Ia menyatakan bahwa Korea Selatan akan terus menanggapi isu terkait Taiwan dengan konsisten yang menghormati prinsip "Satu China."
Dalam pembicaraan melalui telepon pada Rabu, Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyampaikan harapannya agar Korea Selatan mengambil sikap yang bertanggung jawab terhadap sejarah, termasuk dengan menjunjung prinsip “Satu China” dalam isu Taiwan.
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang kunjungan kenegaraan Presiden Lee Jae Myung ke China, yang dijadwalkan dimulai pada Minggu (04/01).
Kementerian Luar Negeri di Seoul merilis rincian percakapan telepon menteri luar negeri kedua negara pada Kamis (01/01). Dalam pembicaraan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai situasi di Semenanjung Korea dan Asia Timur Laut, serta sepakat untuk terus melanjutkan kesepakatan demi stabilitas dan kemakmuran kawasan.