Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) menyatakan bahwa Korea Utara meluncurkan sebuah rudal balistik ke arah Laut Timur pada hari Minggu (04/01) pagi.
Peluncuran rudal balistik ini merupakan yang pertama dilakukan Korea Utara di tahun 2026. Rudal balistik terakhir diluncurkan pada 7 November 2025 lalu.
Peluncuran tersebut terjadi pada hari yang sama ketika Presiden Lee Jae Myung berangkat untuk kunjungan kenegaraan ke China selama 3 hari 4 malam, atas undangan Presiden Xi Jinping.
Dalam KTT Korea Selatan-China yang dijadwalkan berlangsung pada hari Senin (05/01), isu denuklirisasi Korea Utara diperkirakan akan dibahas.
Peluncuran rudal balistik ini ditafsirkan sebagai upaya Korea Utara untuk menunjukkan eksistensinya menjelang pertemuan puncak tersebut.
Selain itu, peluncuran rudal balistik kali ini juga dilakukan tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Venezuela yang berhaluan anti-Amerika, Nicolás Maduro, telah digulingkan melalui operasi militer.