Persidangan mantan Presiden Yoon Suk Yeol terkait pemberontakannya pada tahun 2024 akan berakhir pekan ini.
Sumber di komunitas peradilan pada hari Senin (05/01) mengatakan bahwa sidang dijadwalkan pada hari Rabu (07/01) dan Jumat (09/01) dengan agenda mendengarkan kesaksian terakhir dari Yoon dan jaksa menyampaikan tuntutannya.
Kejahatan memimpin pemberontakan dapat dikenai hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara seumur hidup tanpa kerja paksa. Tim penasihat khusus kemungkinan akan menuntut hukuman mati untuk Yoon.
Pengadilan Distrik Pusat Seoul berencana menyampaikan putusannya pada Februari.
Sementara itu, surat perintah tambahan dikeluarkan pada hari Jumat untuk penahanan Yoon yang berkelanjutan atas tuduhan menghasut agresi asing dengan mengirimkan drone ke Pyongyang pada tahun 2024 dalam upaya yang diduga untuk membenarkan tindakan darurat militernya.