Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Politik

Korsel Jelaskan Rencana Kapal Selam Nuklir Korsel ke China di KTT Beijing

Write: 2026-01-06 11:55:13Update: 2026-01-06 13:24:52

Korsel Jelaskan Rencana Kapal Selam Nuklir Korsel ke China di KTT Beijing

Photo : YONHAP News

Pemerintah Korea Selatan memaparkan posisinya mengenai rencana pengenalan kapal selam bertenaga nuklir dalam pertemuan puncak antara Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung dan Presiden China, Xi Jinping di Beijing, China pada Senin (05/01).

Dalam konferensi pers di Beijing, Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan, Wi Sung-lac mengonfirmasi bahwa kedua pemimpin membahas berbagai isu krusial di Semenanjung Korea, termasuk secara resmi menjelaskan sikap Seoul terkait rencana pengadaan kapal selam tersebut. Wi menyampaikan hal ini saat menjawab pertanyaan media mengenai apakah isu sensitif tersebut muncul dalam agenda KTT.

Meskipun sulit untuk merinci detail pembicaraan, Wi mencatat bahwa Seoul telah menyampaikan posisinya secara jelas dan tidak ada reaksi negatif yang ditunjukkan oleh pihak China. 

Pemerintah Korea Selatan belakangan ini memang menekankan pentingnya merespons ancaman keamanan regional yang muncul, merujuk pada pengembangan kapal selam bertenaga nuklir oleh Korea Utara. Konteks inilah yang digunakan sebagai rasionalisasi di balik rencana Seoul tersebut.

Mengenai isu lain, termasuk kemungkinan revisi perjanjian kerja sama nuklir antara Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS), Wi menyebutkan bahwa berbagai topik telah dibahas di bawah tema besar perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea. Namun, ia tidak dapat mengungkapkan spesifikasi pembicaraan tersebut. 

Ia menambahkan bahwa pihak China tidak menyampaikan kekhawatiran khusus terkait aktivitas pengayaan uranium maupun pemrosesan ulang bahan bakar nuklir bekas yang dilakukan oleh Korea Selatan.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >