Kementerian Pertanahan dan Transportasi Korea Selatan serta Komisi Perdagangan Adil (FTC) pada hari Selasa (06/01) menyatakan bahwa pihaknya memilih maskapai penerbangan alternatif untuk rute penerbangan utama yang berpotensi dimonopoli, setelah merger atau penyatuan Korean Air dan Asiana Airlines.
Sebelumnya, T'way Air terpilih sebagai maskapai penerbangan alternatif untuk rute Incheon-Jakarta.
Alaska Airlines dan Air Premia masing-masing beroperasi di rute Incheon-Seattle dan rute Incheon-Honolulu.
Rute domestik Gimpo-Jeju dan sebaliknya dioperasikan secara bersamaan oleh Eastar Jet, Jeju Air, T'way Air, dan Parata Air.
Proses pemindahan rute Incheon-New York dan Incheon-London belum diselesaikan.
Namun, proses pemindahan rute Incheon-Guam, Busan-Guam, Gwangju-Jeju, dan Jeju-Gwangju tidak dilaksanakan karena tidak ada permintaan.
Maskapai penerbangan alternatif akan mengambil langkah lanjutan sesuai rute penerbangan yang baru ditetapkan.