Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Politik

Latihan Gabungan Militer Korsel-AS Tetap Dilaksanakan

Write: 2026-01-08 10:21:21Update: 2026-01-08 10:43:32

Latihan Gabungan Militer Korsel-AS Tetap Dilaksanakan

Photo : YONHAP News

Menteri Pertahanan Korea Selatan Ahn Gyu-back mengatakan bahwa latihan gabungan militer Korea Selatan dan Amerika Serikat, "Freedom Shield (FS)", tetap dilaksanakan sesuai perjanjian.

Ia menambahkan penyesuaian dapat dipertimbangkan berdasarkan situasi politik jika pertemuan puncak antara AS dan Korea Utara terwujud pada April mendatang.

Pernyataan ini dipandang terkait dengan kemungkinan dimulainya kembali dialog AS dan Korea Utara seiring kunjungan Presiden AS Donald Trump ke China pada April.

Mengenai pengoperasian kapal selam bertenaga nuklir versi Korea Selatan,  Ahn memproyeksikan penempatannya akan dilakukan pada pertengahan hingga akhir tahun 2030-an. 

Ia menjelaskan bahwa saat ini badan konsultatif yang melibatkan 10 kementerian telah dibentuk dan pertemuan kelompok kerja dengan pihak AS akan berlangsung dalam bulan ini.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menyatakan target untuk menyelesaikan negosiasi bahan bakar nuklir dengan AS dalam waktu dua tahun.

Terkait meningkatnya pelanggaran garis demarkasi militer (MDL) oleh tentara Korea Utara, Ahn menjelaskan bahwa dari 1.292 tanda batas yang dipasang pada 1953, hanya sekitar 242 yang masih dapat diidentifikasi. 

Ia menekankan bahwa Korea Selatan bersama Komando PBB akan terlebih dahulu menyelaraskan garis MDL, kemudian mengusulkan pertemuan dengan Korea Utara untuk mencegah kesalahpahaman dan provokasi.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >