Pemerintah Korea Selatan akan melakukan investasi melalui dana hijau atau Green Fund senilai 100 miliar won tahun ini untuk mendukung perusahaan domestik yang mengikuti proyek transisi energi dan pengurangan karbon di luar negeri.
Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan akan membentuk dana investasi baru dengan menggabungkan modal pemerintah sebesar 60 miliar won dan investasi dari sektor swasta.
Dana tersebut akan dioperasikan untuk memungkinkan perusahaan Korea Selatan menerima dukungan finansial berupa investasi ekuitas dan pembiayaan pinjaman dalam proyek-proyek hijau di luar negeri.
Kementerian menekankan bahwa dukungan tersebut tidak hanya terbatas pada investasi finansial biasa. Fitur utama dari Dana Hijau adalah memfasilitasi partisipasi perusahaan domestik dalam seluruh rantai nilai proyek, mulai dari pengadaan peralatan, desain, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan melalui kerja sama dengan pemilik proyek di luar negeri.
Menurut kementerian, Dana Hijau tersebut mulai diluncurkan pada akhir 2024 dan akan diperluas hingga mencapai total 510 miliar won pada 2029.
Hingga akhir tahun lalu, sebanyak lima proyek baru di luar negeri telah menerima investasi sebesar 146,2 miliar won.