Partai oposisi utama Korea Selatan, Partai Kekuatan Rakyat (PPP) memutuskan untuk mengubah nama partai untuk pertama kalinya dalam lima setengah tahun terakhir.
Langkah strategis ini diambil menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang dijadwalkan pada 3 Juni mendatang.
Sekretaris Jenderal PPP, Jeong Hee-yong menyatakan bahwa keputusan tersebut telah disahkan dalam rapat dewan tertinggi partai pada Senin (12/01). Nama baru tersebut diharapkan dapat diresmikan pada bulan depan setelah melalui serangkaian proses, termasuk pengumpulan pendapat dari internal partai, sayembara usulan nama dari publik, serta revisi konstitusi partai.
Keputusan besar ini diambil menyusul hasil survei melalui sistem respons otomatis yang dilakukan sejak Jumat (09/01) hingga Minggu (11/01) kemarin. Survei yang menyasar para anggota partai yang aktif membayar iuran tersebut menunjukkan mayoritas suara mendukung adanya perubahan nama.
Sebelumnya, Ketua PPP, Jang Dong-hyeok telah mengumumkan bahwa pihak partai akan bergerak maju dengan rencana perubahan identitas ini setelah mengukur secara saksama aspirasi dari seluruh anggota.