Kantor Bea Cukai akan menindak tegas perdagangan ilegal dan transaksi valuta asing yang dilakukan oleh eksportir Korea Selatan di tengah tingginya nilai tukar mata uang.
Pada Selasa (13/01), Kantor Bea Cukai Korea mengumumkan akan menyelidiki 1.138 perusahaan yang memiliki data ekspor dan impor yang tidak sesuai dalam laporan pembayaran perdagangan yang diproses melalui bank.
Lembaga bea cukai akan fokus pada perusahaan yang sengaja tidak melaporkan pembayaran untuk memanfaatkan fluktuasi di pasar valuta asing.
Mereka juga akan memeriksa pembayaran tidak wajar yang melibatkan penyalahgunaan mata uang kripto dan pengalihan aset ke luar negeri.
Penindakan ini dilakukan setelah selisih antara pembayaran perdagangan yang diterima atau dibayarkan melalui bank dan volume perdagangan yang dilaporkan mencapai 290 miliar dolar AS tahun lalu, jumlah terbesar dalam lima tahun terakhir.
Lembaga tersebut berencana membentuk tim tugas untuk melanjutkan inspeksi hingga nilai tukar stabil.