Pertumbuhan lapangan kerja di Korea Selatan tetap lesu sepanjang tahun lalu, dengan peningkatan jumlah orang yang bekerja, bertahan di bawah angka 200 ribu selama dua tahun berturut-turut.
Berdasarkan data dari Kementerian Data dan Statistik Korea Selatan pada Rabu (14/01), total penduduk yang bekerja mencapai 28,76 juta orang pada 2025, naik 193 ribu dari tahun sebelumnya.
Angka pertumbuhan tahunan ini telah merosot tajam setelah sempat mencapai puncaknya di angka 816 ribu pada tahun 2022 pasca-pandemi COVID-19.
Tren tersebut terus menurun menjadi 327 ribu pada 2023 dan hanya 159 ribu pada 2024.
Dilihat berdasarkan sektor industri, lapangan kerja di sektor konstruksi anjlok sebesar 125 ribu, diikuti oleh sektor manufaktur yang berkurang 73 ribu.
Sebaliknya, sektor layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial menunjukkan pertumbuhan positif dengan penambahan 237 ribu pekerjaan.
Berdasarkan kelompok usia, penyerapan tenaga kerja mengalami penurunan di kalangan penduduk berusia 20-an, 40-an, dan 50-an tahun.
Sementara itu, kelompok usia 60 tahun ke atas dan penduduk usia 30-an tahun justru mencatatkan peningkatan jumlah pekerja.
Meskipun pertumbuhan melambat, tingkat lapangan kerja untuk populasi usia kerja (usia 15 hingga 64 tahun) naik menjadi 69,8 persen tahun lalu, meningkat 0,3 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.