Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) dan nilai tukar won terhadap dolar AS menunjukan performa yang berbanding terbalik pada Rabu (14/01).
KOSPI ditutup pada level 4.723,10, naik 30,46 poin atau menguat 0,65 persen, sehingga memecahkan rekor tertinggi dengan melampaui angka 4.700 poin untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Sejak awal tahun ini, KOSPI terus menguat selama sembilan hari perdagangan berturut-turut tanpa jeda.
Sedangkan, KOSDAQ yang didominasi perusahaan teknologi turun 6,80 poin atau 0,72 persen, ditutup di level 942,18.
Nilai tukar mata uang won Korea Selatan terus melanjutkan kenaikannya selama sepuluh hari perdagangan berturut-turut sejak hari perdagangan terakhir tahun lalu.
Di pasar valuta asing di Seoul, mata uang won melemah 3,8 won terhadap dolar AS, diperdagangkan pada level 1.477,5 won per dolar AS.
Nilai tukar saat ini telah mendekati ambang batas 1.480 won yang ditetapkan pada akhir tahun lalu oleh pemerintah sebagai titik kritis untuk intervensi intensitas tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya.