Otoritas Pelabuhan Incheon (IPA), Rabu (14/01) mengumumkan bahwa layanan reguler kontainer KCI (Korea-China-Indonesia) mulai beroperasi pada Selasa (13/01).
Rute itu melayani pelayaran secara berputar antara Pelabuhan Incheon; Qingdao, Shanghai di China; Jakarta, Surabaya di Indonesia; Shekou di China; Busan, dan Incheon.
Sebanyak empat kapal kontainer berkapasitas 2.200-2.954 TEU (1 TEU setara satu kontainer berukuran 20 kaki) akan beroperasi seminggu sekali di rute tersebut.
Untuk pelayaran perdana, kapal Interasia Engage milik Interasia Lines dengan kapasitas 2.200 TEU telah bersandar di Hanjin Incheon Container Terminal.
IPA memproyeksikan bahwa pembukaan rute baru ini akan menciptakan volume kargo tahunan lebih dari 120.000 TEU, terutama berfokus pada ekspor limbah kertas dan polivinil klorida (PVC), serta impor furnitur dari Shekou, China.
Presiden IPA, Lee Kyung-kyu mengatakan bahwa pembukaan rute tersebut merupakan titik awal penting yang menghubungkan Pelabuhan Incheon dengan pasar Asia Tenggara yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemasaran aktif di pasar-pasar baru untuk mendukung perusahaan ekspor-impor di wilayah metropolitan Seoul.