Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Antar-Korea

Dialog Antar-Korea Terputus, Kematian Keluarga Terpisah Capai 100 Ribu Orang

Write: 2026-01-15 15:39:21Update: 2026-01-15 15:50:10

Dialog Antar-Korea Terputus, Kematian Keluarga Terpisah Capai 100 Ribu Orang

Photo : YONHAP News

Jumlah kematian warga yang anggota keluarganya terpisah dan berada di Korea Utara telah melampaui seratus ribu orang. 

Menurut Kementerian Unifikasi pada Kamis (15/01), hingga akhir tahun lalu, sebanyak 100.148 orang dari 134.516 orang yang mendaftar sebagai keluarga terpisah telah meninggal dunia.

Pada bulan lalu, jumlah pendaftar bertambah 2 orang, tetapi laporan kematian meningkat 292 orang sehingga jumlah yang masih hidup berkurang menjadi 34.368 orang. Dibandingkan akhir tahun 2024, jumlahnya berkurang 2.573 orang.

Hal ini dianalisis sebagai akibat dari sebagian besar pemohon yang merupakan lansia berusia 80-an ke atas, serta rendahnya pendaftaran baru dari generasi kedua dan ketiga. Hingga saat ini, rata-rata lebih dari 200 orang meninggal dunia setiap bulan tanpa sempat bertemu dengan keluarga mereka.

Reuni keluarga terpisah dan konfirmasi keselamatan secara resmi antara otoritas Korea Selatan dan Utara terhenti sejak Agustus 2018. Tahun lalu, tercatat hanya ada satu kasus konfirmasi keselamatan melalui jalur sipil, yang merupakan kasus pertama dalam waktu sekitar dua setengah tahun sejak Desember 2022.

Seorang pejabat kementerian menilai bahwa waktu emas kemanusiaan untuk menyelesaikan isu keluarga terpisah semakin menipis akibat terputusnya dialog resmi antar-Korea dan meningkatnya usia para pemohon.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >