Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengungkapkan harapan untuk memulihkan hubungan antara Rusia dan Korea Selatan.
Menurut kantor berita RIA Novosti Rusia, Putin menyampaikan pernyataan tersebut pada Kamis (15/01) dalam pidato di upacara penyampaian surat kepercayaan bagi duta besar baru di Kremlin, Moskow.
Putin dilaporkan mengatakan bahwa sayangnya, sebagian besar modal positif dalam interaksi bilateral telah terbuang percuma, namun di masa lalu, kedua negara mencapai hasil yang benar-benar baik dalam perdagangan dan bisnis dengan mengikuti pendekatan pragmatis, sambil menambahkan harapannya untuk memulihkan hubungan dengan Korea Selatan.
Hubungan antara Seoul dan Moskow memburuk sejak Korea Selatan bergabung dengan sanksi Barat terhadap Rusia setelah Moskow meluncurkan apa yang disebutnya sebagai "operasi militer khusus" di Ukraina pada Februari 2022. Rusia menanggapinya dengan menunjuk Korea Selatan sebagai negara yang tidak bersahabat.
Prospek perbaikan hubungan menjadi lebih rumit setelah Rusia dan Korea Utara menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif pada Juni 2024 dan Pyongyang mendekati Moskow dengan mengirim pasukan ke Rusia.
Duta Besar Korea Selatan untuk Rusia, Lee Sok-bae, yang mulai menjabat pada Oktober tahun lalu, juga menghadiri upacara tersebut, yang menandai penyampaian resmi surat kepercayaan duta besar kepada kepala negara tuan rumah.