Upaya untuk mendaftarkan Taekwondo ke dalam daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO sebagai nominasi bersama antara Korea Utara dan Korea Selatan sedang dalam proses.
Komite warisan budaya dari Lembaga Warisan Korea menyatakan pada Senin (19/01) bahwa mereka telah memilih seni bela diri tersebut sebagai kandidat berikutnya untuk masuk dalam daftar tersebut. Lembaga tersebut berencana untuk secara resmi mengajukan aplikasi kepada Komite Antarpemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda pada Maret mendatang.
Sebelumnya, Korea Utara telah lebih dulu mengajukan permohonan pendaftaran olahraga ini pada Maret 2024 dengan nama "Taekwon-Do, traditional martial art in the Democratic People's Republic of Korea". Jika berhasil, pendaftaran bersama Taekwondo ini akan menjadi warisan budaya takbenda kedua yang didaftarkan secara kolektif oleh kedua negara, menyusul jejak gulat tradisional Korea, "Ssirum/Ssireum", yang telah lebih dulu masuk dalam daftar tersebut.
Upaya diplomasi melalui budaya ini diharapkan dapat memperkuat identitas bersama di tengah dinamika hubungan kedua negara yang terus berubah.