Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea Selatan mengumumkan data statistik terkait kanker di Korea Selatan.
Berdasarkan laporan data, jumlah pasien kanker di Korea Selatan yang tengah mendapatkan perawatan sampai tahun 2023 mencapai 2,73 juta orang, atau 5,3% dari total penduduk Korea Selatan.
Jumlah pasien kanker baru pada tahun 2023 mencapai 280 ribu orang, meningkat 2,5% dibandingkan satu tahun lalu.
Separuh dari jumlah pasien tersebut merupakan kalangan lansia berusia 65 tahun ke atas.
Diantara kanker yang dialami laki-laki, kanker prostat paling banyak, yaitu 15% dari pasien kanker baru, dan disusul oleh kanker paru-paru, kanker perut, kanker usus besar, dan lainnya.
Sementara, jumlah pasien perempuan yang mengalami kanker payudara paling banyak, dan disusul kanker tiroid, kanker usus besar, kanker paru-paru, dan lainnya.
Kanker tiroid merupakan kanker yang paling banyak dialami oleh laki-laki dan perempuan.
Tingkat kelangsungan hidup bagi pasien kanker mencapai 73,7%, sehingga 7 diantara 10 orang pasien kanker bisa menjalani kehidupan selama lebih dari 5 tahun.
Angka tersebut lebih tinggi 19% dibandingkan tingkat kelangsungan hidup bagi pasien kanker antara 2001-2005 lalu.
Tingkat keberlangsungan hidup untuk kanker tiroid, kanker prostat, dan kanker payudara mencapai lebih 90%.
Tingkat kematian akibat kanker di Korea Selatan mencapai 64 orang diantara 100 ribu orang penduduk. Angka tersebut relatif rendah dibandingkan Jepang, Amerika Serikat, dan lainnya.