Pergi ke Menu Pergi ke Halaman Utama
Go Top

Ekonomi

Akun Penjual di AliExpress Korea Diretas, 8,6 Miliar Won Dirampas

Write: 2026-01-20 16:04:38Update: 2026-01-20 16:08:22

Akun Penjual di AliExpress Korea Diretas, 8,6 Miliar Won Dirampas

Photo : YONHAP News

Akun pengguna perusahaan e-commerce China, AliExpress Korea diretas pada bulan Oktober tahun lalu. Terdapat 100 akun penjual diretas yang mengakibatkan kerugian 8,6 miliar won. 

AliExpress Korea melaporkan kasus peretasan tersebut ke Korea Internet and Security Agency (KISA) pada Selasa (20/01). 

Menurut laporan tersebut, AliExpress Korea pertama kali menyadari peretasan pada tanggal 16 Oktober lalu. Peretas masuk ke portal yang digunakan oleh penjual. 

Mulai tanggal 16-23 Oktober lalu, Ali melakukan investigasi internal, dan menemukan bahwa peretas memanfaatkan kelemahan dalam sistem OTP, yaitu kode sementara yang bisa digunakan untuk satu kali login.

Akibatnya, nomor rahasia dari 107 akun bisnis para penjual di AliExpress diperbaharui, dan para peretas mendaftarkan rekening mereka sebagai rekening penjual untuk merampas dana yang diberikan oleh AliExpress. 

AliExpress mengaku telah membayar dana yang belum diberikan kepada penjual sampai tanggal 20 Oktober, termasuk kompensasi atas kerugian suku bunga yang diakibatkan penundaan pemberian dana, serta mengoreksi kelemahan teknis sistem OTP.

KISA tengah menyelidiki kasus peretasan tersebut. Namun, terdapat masalah dalam prosedur laporan dari AliExpress ke KISA atau polisi. 

Menurut Undang Undang Jaringan Informasi dan Telekomunikasi, penyedia jasa informasi dan telekomunikasi harus melaporkan kasus peretasan di dunia maya dalam 24 jam setelah menyadari kasus tersebut ke KISA atau Kementerian Sains, Teknologi, Informasi dan Telekomunikasi. Apabila melanggar hal tersebut, pihaknya membayar denda maksimal 30 juta won.

Pilihan Editor

Close

Situs kami menggunakan cookie dan teknologi lainnya untuk memberikan Anda layanan yang lebih baik. Dengan terus menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan teknologi ini dan kebijakan kami. Detail >