Pemerintah menerapkan sistem 'dokter regional' yaitu seleksi pelajar SMP dan SMA di wilayah luar Seoul untuk menjadi mahasiswa kedokteran di 32 universitas di luar Seoul yang memiliki fakultas kedokteran.
Sistem tersebut dilaksanakan tahun depan dan diterapkan di kampus yang berada di kawasan Daejeon-Chungcheong Selatan, Chungcheong Utara, Gwangju, Jeolla Utara, Daegu-Gyeongsang Utara, Busan-Ulsan-Gyeongsang Selatan, Gangwon, Jeju, dan Gyeonggi-Incheon.
Untuk mengikuti sistem dokter regional, para pelajar harus tamat dari SMA yang berlokasi di wilayah dimana fakultas kedokteran berada atau daerah sekitarnya, serta SMP di wilayah non metropolitan Seoul.
Jumlah persentase untuk sistem dokter regional diantara seluruh kuota fakultas kedokteran akan ditetapkan sesuai lokasi yang rentan pada layanan medis dan jumlah penduduk melalui pembahasan antara Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan dan Menteri Pendidikan.
Calon mahasiswa yang dipilih melalui sistem dokter regional menerima dukungan dana, dan akan mendapatkan proses latihan praktis untuk layanan medis umum.
Setelah mendapatkan izin dokter, mereka wajib bekerja di wilayah tertentu, selama 10 tahun, dan apabila melanggar peraturan tersebut, harus membayar denda atau hukuman pembatalan izin dokter.