Presiden Lee Jae Myung menggelar konferensi pers tahun baru di Cheong Wa Dae pada Rabu (21/01). Lee menunjukan kerangka kerja dalam pengelolaan urusan kenegaraan melalui pertumbuhan dan reformasi.
Lee mengusulkan menggabungkan daerah Daejon-Chungcheong Selatan dan Gwangju-Jeolla Selatan untuk mendorong pertumbuhan negara yang didorong oleh daerah.
Dia berjanji akan memberikan dukungan administrasi, finansial, dan sistem untuk integrasi wilayah tersebut, serta harus mencari langkah yang rasional melalui diskusi apabila ada perbedaan pandangan.
Presiden Lee akan mendukung peluang di kota dan daerah. Kebijakan konkret akan diciptakan menyambut era emas perusahaan ventura dan start-up. Dukungan dan investasi di bidang budaya, serta akan memulihkan kesepakatan militer 19 September antara dua Korea untuk membangun kepercayaan dari segi politik dan militer.
Prinsip utama pemerintah adalah pertumbuhan yang berkelanjutan dengan berbasis keselamatan lingkungan kerja dan pekerja, jika diperlukan sistem atau revisi undang-undang akan dilakukan. Peningkatan kualitas kehidupan masyarakat adalah prioritas pemerintah.
Menurut Lee, integrasi masyarakat merupakan kekuatan mendasar untuk menumbuhkan Korea Selatan pada saat ini.
Dia juga menambahkan akan mereformasi kejaksaan walaupun membutuhkan banyak waktu untuk mencegah kekacauan dan efek samping yang menyalahgunakan hukum.