Badan Bea dan Cukai Korea Selatan mengumumkan kondisi ekspor dan impor dalam periode 1-20 Januari 2026 pada hari Rabu (21/01).
Menurut laporan tersebut, nilai ekspor Korea Selatan dalam periode 1-20 Januari naik 14,9 persen menjadi 36,4 miliar dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ekspor semikonduktor mencapai 10,7 miliar dolar AS, naik 70,2% dan porsi ekspor semikonduktor juga turut meningkat sebesar 9,6 persen menjadi 29,5 persen.
Ekspor produk minyak bumi dan peralatan telekomunikasi nirkabel masing-masing meningkat sebesar 17,6 persen dan 47,6 persen.
Namun, ekspor otomotif menurun 10,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Ekspor ke China paling besar dengan meningkat 30,2 persen yaitu 8,4 miliar dolar AS.
Ekspor ke AS meningkat 19,3 persen, Vietnam meningkat 25,3 persen dan Taiwan meningkat 57,1 persen. Namun ekspor ke Uni Eropa dan Jepang masing-masing menurun sebesar 14,8 persen dan 13,3 persen.
Sementara, impor dalam periode yang sama naik 4,2 persen menjadi 37 miliar dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Neraca perdagangan mengalami defisit senilai 600 juta dolar AS.