Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (20/01) mengatakan bahwa pemerintah AS mengamankan dana melalui negosiasi tarif dengan Korea Selatan dan Jepang.
Pernyataan tersebut disampaikan di Gedung Putih saat membahas kinerja ekonomi dan manfaat dari kebijakan tarif di periode kedua pemerintahan Trump.
Trump mengatakan bahwa proyek Sistem Saluran Pipa Trans-Alaska (TAPS) dimulai untuk mengekspor gas alam cair ke Asia.
Menurut TAPS, gas alam diangkut melalui jaringan pipa sepanjang 1.300 kilometer yang membentang dari wilayah utara North Slope, Alaska ke Nikiski di pantai selatan untuk diekspor ke tempat tujuan.
Trump tertarik dengan proyek TAPS, sehingga ditafsirkan, Trump ingin mengambil dana investasi dari Korea Selatan dan Jepang untuk proyek tersebut.
Dana proyek tahap awal diperkirakan mencapai 45 miliar dolar AS sehingga untuk kesuksesan proyek tersebut, dibutuhkan kemitraan jangka panjang dari Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan negara lainnya.
Sebelumnya, melalui negosiasi tarif dengan AS, Korea Selatan menurunkan tarif resiprokal sampai 15% dari sebelumnya 25% dengan persyaratan investasi ke AS senilai 350 miliar dolar AS termasuk 150 miliar dolar AS di bidang pembuatan kapal.
Dana investasi Korea Selatan senilai 200 miliar dolar AS digunakan di bidang peningkatan keamanan nasional dan ekonomi dua negara meliputi TAPS, energi, semikonduktor, produk medis, mineral utama, kecerdasan buatan, komputasi kuantum, dan lainnya.