Menteri Unifikasi Korea Selatan, Chung Dong-young pada Rabu (21/01) mengunjungi "Jalan Perdamaian DMZ" di Goseong, Provinsi Gangwon, dan menyatakan tekad kuatnya untuk mendorong pembukaan kembali sebagian jalur yang saat ini ditutup.
Chung berjalan bersama Komandan Divisi Infanteri ke-22 di Jalur A Goseong yang aksesnya dibatasi bagi masyarakat umum, dan menegaskan bahwa jalur tersebut merupakan 'koridor menuju perdamaian dan koeksistensi di Semenanjung Korea.'
Ini merupakan langkah pemulihan kepercayaan secara proaktif oleh pemerintahan Presiden Lee Jae Myung.
Dia menambahkan bahwa pemerintah akan berupaya agar kawasan internal DMZ dapat kembali ke kondisi aslinya.
"Jalan Perdamaian DMZ" pertama kali dibuka pada tahun 2019, namun segmen internal di tiga rute, Paju dan Cheorwon serta Goseong, telah ditangguhkan sejak April 2024 dengan alasan situasi keamanan.
Chung menyampaikan kepada Presiden Lee bahwa pemerintah menargetkan untuk membuka kembali jalur-jalur tersebut tahun ini.
Kementerian Unifikasi menilai bahwa Jalur A Goseong memiliki kemungkinan tertinggi untuk dibuka kembali dan berencana melanjutkan konsultasi dengan pihak militer serta Komando PBB.
Akan tetapi, Komando PBB yang memiliki yurisdiksi atas DMZ pada hari yang sama menyatakan bahwa tidak ada perubahan dalam kebijakan akses karena alasan keamanan.
Karena perbedaan pendapat tersebut, proses konsultasi ke depan diperkirakan akan menghadapi kendala.