Korea Utara mengumumkan pada Rabu (28/01) bahwa mereka telah melakukan uji coba penembakan sistem roket peluncur multipel kaliber besar yang telah diperbarui. Uji coba yang dilakukan satu hari sebelumnya tersebut dipantau langsung oleh pemimpin tertinggi mereka, Kim Jong-un.
Berdasarkan laporan dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) milik Korea Utara, Administrasi Rudal melakukan pengujian pada Selasa (27/01) guna memverifikasi efektivitas sistem roket peluncur kaliber besar yang kini menggabungkan teknologi terbaru.
KCNA melaporkan bahwa terdapat empat roket yang ditembakkan dalam uji coba tersebut dan berhasil menghantam target di laut dengan jarak sekitar 358,5 kilometer dari titik peluncuran.
Dalam dokumentasi foto yang dirilis, tampak putri Kim, Ju-ae, juga ikut mendampingi ayahnya di lokasi peluncuran.
Dalam kesempatan tersebut, Kim mengungkapkan rasa puasnya dan menilai bahwa peluncuran ini memiliki arti penting dalam meningkatkan efektivitas pencegahan strategis negara.
Ia menambahkan bahwa Kongres kesembilan Partai Buruh Korea yang akan datang bakal mengungkap rencana tahap selanjutnya untuk memperkuat lebih lanjut pencegahan perang nuklir negara tersebut.
Di sisi lain, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) menyatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya mendeteksi beberapa rudal balistik yang diluncurkan dari wilayah utara Pyongyang menuju Laut Timur sekitar pukul 15.50 waktu setempat.
Militer Seoul menambahkan bahwa rudal-rudal tersebut terbang menempuh jarak kurang lebih 350 kilometer.