Photo : KCNA / Yonhap News
Korea Selatan, Amerika Serikat (AS), dan Jepang mengadakan diskusi pada Selasa (27/01) guna membahas respons terkoordinasi terhadap peluncuran rudal balistik yang dilakukan oleh Korea Utara.
Kementerian Luar Negeri Jepang menginformasikan pada Rabu (28/01) bahwa Direktur Jenderal Kebijakan Semenanjung Korea dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Baek Yong-jin; Pelaksana Tugas Deputi Asisten Sekretaris Departemen Luar Negeri AS, Dan Cintron; serta Wakil Direktur Jenderal Biro Asia dan Oseania Kementerian Luar Negeri Jepang, Otsuka Kengo, telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon satu sehari sebelumnya.
Dalam pembicaraan tersebut, ketiga pejabat tersebut menegaskan kembali bahwa peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara merupakan pelanggaran nyata terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB. Mereka mendesak Pyongyang untuk segera menghentikan provokasi semacam itu karena dinilai mengancam perdamaian dan keamanan kawasan serta komunitas internasional.
Selain itu, ketiganya sepakat bahwa Korea Selatan, AS, dan Jepang akan terus melanjutkan koordinasi yang erat dalam menanggapi setiap tindakan provokatif dari Korea Utara.
Langkah diplomasi ini dilakukan setelah Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mendeteksi adanya peluncuran beberapa rudal balistik dari wilayah utara Pyongyang menuju Laut Timur pada Selasa sekitar pukul 15.50 waktu setempat.