Laporan "Tren Aktivitas Industri Desember dan Tahunan 2025" yang dirilis oleh Badan Statistik Nasional pada tanggal 30 Januari menyatakan produksi dan konsumsi di seluruh sektor industri meningkat, sementara investasi fasilitas mengalami penurunan pada bulan Desember lalu.
Investasi fasilitas bulan Desember tercatat turun 3,6% dibandingkan bulan sebelumnya. Meskipun investasi mesin seperti instrumen presisi meningkat 1,3%, investasi pada peralatan transportasi anjlok sebesar 16,1%.
Output konstruksi melonjak 12,1% dibandingkan bulan sebelumnya, didorong oleh peningkatan kinerja proyek baik baik di sektor bangunan sebesar 13,7% maupun teknik sipil sebesar 7,4%.
Produksi industri secara keseluruhan juga meningkat 1,5% dibandingkan bulan sebelumnya.Meskipun produksi mobil turun 2,8%, kenaikan produksi pada sektor semikonduktor 2,9% dan farmasi 10,2%, mendorong pertumbuhan total sebesar 1,7%.
Produksi sektor jasa mengalami peningkatan sebesar 1,1% berkat peningkatan di sektor perdagangan grosir dan eceran 4,6%, serta sektor profesional, ilmiah, dan teknis 2,7%.
Penjualan ritel yang menunjukkan tingkat konsumsi barang meningkat 0,9% dibandingkan bulan sebelumnya. Penjualan ritel pulih setelah mengalami penurunan pada November tahun lalu.
Indeks perubahan siklus dari Indeks Komposit Coincident yang menunjukkan kondisi ekonomi saat ini turun 0,2% dibandingkan sebulan lalu.
Sebaliknya, Indeks perubahan siklis dari Indeks Komposit Leading yang memprediksi kondisi ekonomi di masa depan naik 0,6% dibandingkan bulan sebelumnya.