Peringkat kredit Korea Selatan bertahan di level "AA-" dengan prospek yang stabil. Peringkat ini diberikan oleh lembaga pemeringkat kredit internasional, Fitch Ratings pada 30 Januari lalu. Peringkat ini sudah bertahan sejak tahun 2012.
Fitch Ratings menilai Korea Selatan memiliki keuangan eksternal yang kuat, sektor ekspor yang dinamis, dan kinerja makroekonomi yang stabil.
Namun ada juga tantangan berupa risiko geopolitik terkait Korea Utara, tantangan struktural dari populasi yang menua, dan kerentanan terhadap guncangan eksternal akibat keterbukaan yang tinggi terhadap perdagangan, serta terkait kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat.
Fitch Ratings memperkirakan bahwa rasio pertumbuhan PDB Korea Selatan tahun 2026 mencapai 2 persen dari sebelumnya 1 persen pada tahun lalu
Sementara, pihaknya menurunkan perkiraan tingkat pertumbuhan PDB potensial Korea Selatan menjadi 1,9% dari 2,1%, akibat penurunan populasi usia kerja.
Fitch menyampaikan bahwa Korea Selatan meningkatkan upaya untuk menaikkan produktivitas melalui investasi besar terhadap industri tercanggih guna menghindari penurunan pertumbuhan yang diakibatkan perubahan struktur populasi.
Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan menyatakan bahwa Fitch Ratings menunjukkan kepercayaan yang kokoh terhadap ekonomi Korea Selatan, dan juga menegaskan pandangan yang positif terhadap kesehatan fiskal dan kestabilan politik saat pemerintahan Lee Jae Myung.