Kenaikan harga konsumen di Korea Selatan mencatatkan laju paling lambat dalam lima bulan terakhir pada Januari 2026. Hal ini sebagian besar dipicu oleh stabilnya harga produk minyak bumi di pasar domestik.
Kementerian Data dan Statistik Korea Selatan mengumumkan pada Selasa (03/02) bahwa indeks harga konsumen (IHK) Korea Selatan naik 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 118,03 pada bulan Januari.
Tingkat inflasi konsumen tercatat terus berada di kisaran dua persen sejak September tahun lalu. Namun, laju kenaikannya dilaporkan telah melambat secara bertahap sejak bulan Oktober.
Penyusutan laju inflasi ini didorong oleh harga minyak bumi yang cenderung stagnan setelah sebelumnya menjadi penggerak utama lonjakan harga sejak Agustus tahun lalu. Di sisi lain, harga produk pertanian, peternakan, dan perikanan naik 2,6 persen, yang merupakan kenaikan terkecil dalam empat bulan terakhir sejak September tahun lalu.
Sementara itu, indeks biaya hidup yang berfokus pada barang-barang yang sering dibeli dan mencerminkan inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat, tercatat naik 2,2 persen pada bulan Januari.