Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Hyun dan Sekretaris Negara Amerika Serikat (AS), Marco Rubiomengadakan pertemuan di Washington D.C. pada Selasa (03/02) guna membahas berbagai langkah strategis dalam memajukan aliansi kedua negara.
Berdasarkan keterangan Departemen Luar Negeri AS, kedua diplomat tertinggi tersebut mendiskusikan penguatan aliansi bilateral yang berfokus pada agenda masa depan. Semangat ini sejalan dengan hasil dua pertemuan puncak yang digelar tahun lalu antara Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung dan Presiden AS, Donald Trump di Washington serta Gyeongju.
Departemen Luar Negeri AS mencatat bahwa kedua belah pihak sepakat untuk terus bekerja sama secara erat di sektor tenaga nuklir sipil, pengembangan kapal selam bertenaga nuklir, industri galangan kapal, serta peningkatan investasi Korea Selatan guna membantu membangun kembali industri-industri kritis di Amerika Serikat.
Dalam pertemuan tersebut, Cho dan Rubio juga menegaskan kembali komitmen bersama mereka terhadap denuklirisasi lengkap di Korea Utara.
Selain itu, kedua pihak memperkuat poin mengenai pentingnya kerja sama trilateral antara Korea Selatan, AS, dan Jepang dalam menjaga stabilitas kawasan serta mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Rubio dilaporkan menyampaikan apresiasinya atas peran kepemimpinan penting yang dijalankan Korea Selatan dalam membangun rantai pasok mineral kritis yang aman, tangguh, dan terdiversifikasi secara global.